December 13, 2015

Bermain pasir di Pantai Parangtritis



Bermain pasir di Pantai Parangtritis | Mask-ID.com - Pantai Parangtritis masih memiliki pesona tersendiri. Meskipun banyak pantai baru yang indah bermunculan, pantai ini tetap banyak pengunjungnya. Berada di Kecamatan Kretek Kabupaten Bantul, Pantai Parangtritis menjadi salah satu destinasi yang bisa sahabat kunjungi saat berada di Jogja.

Nurutin anak lanang yang ingin main pasir di pantai, pagi itu (12/12/2015) kami pun bergegas meluncur ke Pantai Parangtritis. Berangkat sekitar jam setengah enam pagi, Bintang sudah siap dengan ember dan sendoknya. "Ini embernya jangan sampai ketinggalan, Yah!" Ujar Bintang sambil membawa ember masuk ke dalam mobil.

Kurang lebih setengah jam perjalanan alias 30 menit kami sampai di lokasi Pantai Parangtritis. Sekedar informasi untuk sahabat, memasuki pantai ini kami membayar loket distribusi sebesar 10 ribu rupiah untuk 2 orang dewasa 1 orang anak dan karcis parkirnya juga sepuluh ribu.

"Asik, bikin rumah-rumahan." Cerianya Bintang berucap saat menginjakkan kaki di pasir pantai ini. Saya dan Bundanya ikut saja apa yang ingin dibuatnya dengan bekal ember dan sendok. Sembari menemani Bintang bermain pasir, saya lihat tak banyak yang berubah dengan pantai ini. Masih tetap ramai pengunjung dan banyak sampah berserakan menjadi konsekuensinya. Itu tergantung pribadi masing-masing, Seharusnya kita harus tetap menjaga kebersihan lingkungan, dimanapun kita berada. 

Bermain pasir di Pantai Parangtritis | Mask-ID.com
Deretan persewaan Tikar dan Payung di Pantai Parangtritis (Dok. Pribadi)
Aktivitas apa saja yang bisa kita coba saat berkunjung di pantai ini ? Sahabat bisa menjelajahi pesisir pantai ini dengan menggunakan andong dengan biaya Rp. 30.000,- per 1 putaran. Bisa juga dengan ATV (All Terrain Vehicle) dengan biaya Rp. 50.000 Per setengah jamnya. Atau sekedar melihat ombak bergulung-gulung dengan menyewa tikar dan payung sekitar Rp. 5000 - 10.000 saja. Kalau Bintang kekeuh cuma pengen mainan pasir aja, menolak diajak naik apapun.

Bermain pasir di Pantai Parangtritis | Mask-id.com
Tukang foto keliling sabar menanti konsumen (Dok. Pribadi)
Bermain pasir di Pantai Parangtritis | Mask-Id.com
Ada yang mau naik andong menyusuri Pantai Parangtritis ? (Dok. Pribadi)
Ada satu hal yang menarik perhatian saya, yaitu saat melihat tukang foto keliling. Dengan menggunakan ATV dan perlengkapan leptop dan printer di dalam box yang berada di belakang joknya, tukang foto keliling tersebut duduk tepat di depan lokasi kami berada.
Baca juga : Naik Perahu di Pantai Glagah
Di era digital seperti sekarang ini, mungkin jasa seperti ini akan sepi pelanggan. Banyak pengunjung pantai ini yang asik mendokumentasikan liburan mereka dengan gadget masing-masing. Dengan sabarnya bapak ini menunggu rejeki datang. Setelah lama saya perhatikan, ternyata ada juga yang menggunakan jasa ini, foto langsung jadi dan cetak di tempat.

Hikmah yang bisa kita petik adalah rejeki itu Allah yang atur, yang paling penting kita harus luruskan niat dan tetap berusaha. Bersabarlah, tak mungkin Allah akan tega membiarkan begitu saja. Pastilah rejeki itu akan datang pada orang yang mau berusaha. Betul kan sahabat !

Bermain pasir di Pantai Parangtritis | Mask-ID.com
Bermain pasir di Pantai Parangtritis (Dok. Pribadi)
Tak terasa sudah bergunung-gunung pasir yang dicetak Bintang dengan embernya. Masih asik banget dia mainnya. Ya udah deh, saya nemenin anak lanang bermain pasir di Pantai Parangtritis dulu ya. Ceritanya disambung lain waktu. Makasih sudah berkunjung. See ya... #KepoinJogja

Get the latest articles of this blog by enter your email address here :

Delivered by FeedBurner

Author : Adi Pradana | Save what I like, all is mine

Hai, nama saya Adi Pradana. Seorang blogger yang berdomisili di Yogyakarta, Indonesia. Terima Kasih telah membaca artikel "Bermain pasir di Pantai Parangtritis". Jika ada kritik, saran atau pun tawaran kerja sama, hubungi saya via email ke adi.05mania@gmail.com. Jangan lupa untuk subscribe dan follow blog ini ya. Happy Blogging !

26 komentar:

  1. sekarang tukang foto keliling kasihan juga ya, orderan untuk memotretnay berkurang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, mbak Lidya. Tapi musti tetap semangat...

      Delete
  2. aku mau donk main pasir gitu. Pengen kadang-kadang, tapi kalau main sendiri isin hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yuk tante Rian, main sama Bintang... Kita bikin istana pasir. Hehehe

      Delete
  3. wah - wah bintangnya asik tuh mas,,, main sendirian buat gunung - gunungan,,, bapaknya kalau sepi mungkin ikutan tuh,,, hehehe pizzz mas

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ga perlu nunggu sepi mas buat ikutan main, rame pun saya tak peduli. Yang penting anak seneng. Hehehe. Pis loph en gahooool...

      Delete
    2. Hahahaha,,, mantab banget nieh mas Adi,,, bapak yang baik :-)

      Delete
  4. tertarik sama tukang foto keliling

    waktu jalan2 ke ancol september lalu sempet ngobrol sama mereka
    katanya orderan udah sepi karena banyak pengunjung bawa kamera sama gadget (ponsel) masing-masing
    meski begitu, katanya bagi yang keluarga sama pasangan (pacaran), tetap setia menggunakan jasa mereka.
    ya, rezeki emang udah ada yang atur sih mas :)

    ReplyDelete
  5. wah masih ada ya tukang foto keliling itu..

    ReplyDelete
  6. alhamdulillah walopun sudah jarang, tapi masih ada juga yang menggunakan jasa foto keliling

    ReplyDelete
  7. Jadi pengen main ke Parang Tritis ini.
    Nanti kalo ke Yogya lagi, disempatkan ah berkunjung.

    Salam,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Apalagi kalau di Parangtritis digelar konser Jazz ya kang, pasti sempat hadir. Hehehe

      Delete
  8. Pernah ke sini tahun 1995, dgn teman2 kuliah. Mudah2an nanti bisa ke sana lagi. Aamiin

    ReplyDelete
  9. Asik si dedenya lagi liburan bikin istana pasir :D

    ReplyDelete
  10. Pernah nih ke sini waktu masih kecil.
    Bulan depan mau ke jogja. Mudah2an sempet ke sini ah :D hehehehe

    ReplyDelete
  11. kemaren kesini cuma berburu sunset aja :D

    ReplyDelete
  12. Lumayan ya sekarang ada payungnya jadi kita nggak perlu bawa payung.
    Ini pantai di jogya yg pertamakali saya kunjungi sebelum pantai lainnya.

    ReplyDelete
  13. Belum pernah ke Jogja euy :( Semoga suatu saat ada kesempatan (gratis) jalanjalan ke sana :D

    ReplyDelete
  14. saya belum pernah ke parangtritis ... mdh2n kapan2 bisa kesana

    ReplyDelete
  15. Terakhir ke sini pas jaman SMA. :(

    ReplyDelete
  16. udah pada biasa mas. orang jogja kalo mau ke pantai yang paling deket ya parangtritis.

    saya sendiri juga udah pernah kesana juga mas..

    dan dapat ide mau nulis pengalama ke pantai.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ok mas, ditunggu tulisannya. Nanti insyaallah saya kunjungi balik deh.

      Delete
  17. hu hu... baca postingan ini jdi sedih mas,kmrn akhir thn mau ke jogja ga jdi,hiks!btw... asyik bgt tuh bintang maen pasirnya... :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ga papa mbak Aira, semoga di tahun ini dapat rejeki dan jadi main ke Jogja. Amin. Dont be sad ya...

      Delete
  18. saya udah pernah ke parang tritis pas jamannya saya masih SMP dan SMA study tour di jawa tengah

    ReplyDelete

 
©Mask-ID Blog 2017 all reserved | Privacy Policy | Disclaimer | Theme design by Dadang Herdiana | Ping search engines.