May 25, 2016

Roadshow Sosialisasi Penelitian EDP-Yogya di RS Jogja



Roadshow Sosialisasi Penelitian EDP-Yogya di Rumah Sakit Jogja | Mask-ID.com - Beberapa waktu yang lalu, tepatnya tanggal 19 Mei 2016, rumah sakit tempat saya bekerja mendapat kunjungan dari Tim Eliminate Dengue Project (EDP) Yogya bersama Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta.

Yang belum mengenal EDP-Yogya, adalah sebuah program penelitian bersama yang dilaksanakan oleh Pusat Kedokteran Tropis, Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada dan didanai Yayasan Tahija. Tujuan dari program ini adalah untuk meneliti dan mengembangkan metode penanggulangan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang ramah dan aman baik bagi manusia maupun lingkungan. 

Roadshow Sosialisasi Penelitian EDP-Yogya di Rumah Sakit Jogja | Mask-ID.com
Leaflet Waspada DBD! (Dok. Pribadi)

Mengapa penanggulangan penyakit DBD perlu dilakukan? Ada beberapa fakta tentang penyakit ini yang perlu sahabat ketahui, yaitu:

  1. Pada tahun 2013 di Indonesia, terdapat 100.347 kasus dengue dan 641 meninggal dunia (Kemenkes RI, 2014);
  2. Hingga bulan Agustus 2015, di Kota Yogyakarta terdapat 890 kasus dengue dan 10 diantaranya meninggal (Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, 2015).
Balik lagi ke acara kunjungan Tim EDP-Yogya, kunjungan ini adalah dalam rangka roadshow di beberapa rumah sakit di Kota Yogyakarta. Salah satunya RS Jogja tempat dimana saya bekerja. Tujuannya untuk mensosialisasikan kegiatan penelitian yang dilakukan dalam rangka mencegah penyakit menular DBD yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti.

Roadshow Sosialisasi Penelitian EDP-Yogya di Rumah Sakit Jogja | Mask-ID.com
Sosialisasi EDP-Yogya di RS Jogja (Dokumentasi Tim EDP-Yogya)

Dalam roadshow tersebut, Tim EDP-Yogya juga bermaksud untuk refresh dan menyamakan persepsi antar dokter-dokter di rumah sakit se-Kota Yogyakarta dalam hal tata laksana penegakan diagnosis penyakit DBD. Seperti yang disampaikan oleh dr. Eggi Arguni, Sp.A, salah satu narasumber acara ini, bahwa penegakan diagnosis Demam Berdarah Dengue merujuk pada pedoman WHO terbaru (WHO-2011).

Roadshow Sosialisasi Penelitian EDP-Yogya di Rumah Sakit Jogja | Mask-ID.com
Sistem Pelaporan Rumah Sakit di Kota Yogyakarta (Slide Presentasi Dinkes Kota Yogyakarta)

Harapannya data laporan dari rumah sakit dalam hal ini penyakit Demam Berdarah Dengue yang dilaporkan kepada Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta memiliki definisi kasus yang sama untuk menghitung kasus DBD dari semua rumah sakit yang ada di Kota Yogyakarta. Selain itu juga untuk memperkuat surveillance DBD yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta dengan melibatkan 12 rumah sakit di Kota Yogyakarta. Sehingga data yang diperoleh dari rumah sakit yang ada di Kota Yogyakarta dapat digunakan untuk menunjang program penelitian EDP-Yogya yang telah memasuki fase 3 yaitu studi epidemiologi untuk mengetahui dampak pelepasan nyamuk Wolbacia terhadap penurunan kasus dengue.

Baca juga : Modus SMS Penipuan yang pernah saya terima #2

Pada tahun ini, Tim EDP-Yogya melaksanakan studi epidemiologi di Kota Yogyakarta. Setelah sebelumnya EDP-Yogya sukses dengan pelaksanaan 2 fase studi yaitu feasibility dan pilot studi di dua dusun di Sleman dan Bantul. Informasi penting lain yang saya tangkap dari roadshow tersebut adalah pada penelitian yang akan dilaksanakan di Kota Yogyakarta tahun ini rencananya nyamuk ber-wolbachia akan dilepas di wilayah Wirobrajan dan Tegalrejo.

Semoga penelitian yang dilakukan oleh EDP-Yogya berjalan lancar dan membawa manfaat dalam hal penanggulangan virus dengue untuk mengurangi penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue. Dibutuhkan dukungan masyarakat secara luas demi keberhasilan program ini. Roadshow Sosiaslisasi Penelitian EDP-Yogya di Rumah Sakit Jogja, doneSemangaaaat ! Ehm, don't forget to follow and subscribe this blog ! Thanks.

Get the latest articles of this blog by enter your email address here :

Delivered by FeedBurner

Author : Adi Pradana | Save what I like, all is mine

Hai, nama saya Adi Pradana. Seorang blogger yang berdomisili di Yogyakarta, Indonesia. Terima Kasih telah membaca artikel "Roadshow Sosialisasi Penelitian EDP-Yogya di RS Jogja". Jika ada kritik, saran atau pun tawaran kerja sama, hubungi saya via email ke adi.05mania@gmail.com. Jangan lupa untuk subscribe dan follow blog ini ya. Happy Blogging !

20 komentar:

  1. aamiin semoga kerjaan pemerintah makin manfaat ams Adi.. alhamdulillah ada yg beginian mantap....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau ada yang baik, mohon didukung ya kawan... :)

      Delete
  2. Wah.. Programnya keren. Semoga membawa manfaat untuk orang banyak. Tfs, Mas...

    ReplyDelete
  3. Mencegah lebih baik daripada mengobati

    ReplyDelete
  4. Program yang bagus brader saya sangat mendukung sekali.

    ReplyDelete
  5. Semoga terus mensosialisasikan hal2 bermanfaat kayak gini, amiennn

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amin ya rabbal alamin. Thank mas anderson.

      Delete
  6. bagus ya bisa memanfaatkan teknologi di rumah sakit

    ReplyDelete
  7. Program2 seperti perlu diperluas ke bidang lain agar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat luas.
    Terima kasih penjelasannya.
    Salam hangat dari Jombang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam hangat juga dari Jogja, Pakdhe. Semoga sehat selalu.

      Delete
  8. Senangny mengetahui program sosialisasi pemerintah yang berkaitan dengan penyakit DBD yang berbahaya di masyarakat umum. Terus ditingkatkan dari tahun ke tahun dah :)

    ReplyDelete
  9. saya dukung nih semoga program tersebut berjalan dengan lancar :)

    ReplyDelete
  10. Aamiin.... semoga upaya yang baik ini berhasil. DBD itu benar2 menyiksa dan berbahaya.
    Kalau melihat statistik, penurunannya sangat banyak ya. Syukurlah. Tahun 2010 lalu DBD jadi hantu yg megerikan.

    ReplyDelete
  11. Mencegah lebih baik daripada mengobati. Semoga upaya yg baik ini berhasil. Aamiin

    ReplyDelete
  12. Semoga penelitiannya segera berhasil dan memberi manfaat. Selama ini kalau musrenbang, masyarakat seringnya minta fogging utk menanggulangi DBD. Padahal sy dengar, kalau sebenarnya fogging jg mengandung resiko.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebenarnya fogging bukanlah solusi mbak, untuk itu diperlukan metode lain untuk penanggulangan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang ramah dan aman baik bagi manusia maupun lingkungan... semoga EDP-Yogya mampu memberi manfaat ya mbak Ummi.

      Delete
  13. mencegah lebih baik daripada mengobati. Semoga semakin berkurang jumlah masyarakat yang terkena DBD

    ReplyDelete
  14. Jogja kok belum bebas db juga ya dari dulu?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Selama masih ada hujan, disitu penyebaran dan perkembangan penyakit db jg akan ada. Selain itu jg kesadaran masing2 warga jogja akan pentingnya kebersihan diri dan lingkungan jg masih perlu digalakkan. Meski jogja masih jauh dari kata bebas db. Tapi melihat usaha yg dilakukan tim EDP, sepertinya perlu didukung mbak lusi....

      Delete

 
©Mask-ID Blog 2017 all reserved | Privacy Policy | Disclaimer | Theme design by Dadang Herdiana | Ping search engines.